You are currently viewing Ketua PWM Jawa Tengah Dukung Penuh Pembangunan Perumahan Muhammadiyah Banyumas

Ketua PWM Jawa Tengah Dukung Penuh Pembangunan Perumahan Muhammadiyah Banyumas

Ketua PWM Jawa Tengah Dukung Penuh Pembangunan Perumahan Muhammadiyah Banyumas

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Dr. KH. Tafsir, M.Ag., menyatakan dukungan penuh terhadap langkah strategis Muhammadiyah Banyumas dalam membangun Perumahan Muhammadiyah Banyumas. Dukungan ini menjadi penegasan bahwa pengembangan hunian berbasis persyarikatan merupakan bagian penting dari ikhtiar Muhammadiyah dalam membangun kemandirian umat, memperkuat ekonomi jamaah, serta menyiapkan ruang dakwah yang berkelanjutan.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui kegiatan peninjauan langsung lokasi lahan yang akan dikembangkan, yang berlokasi di Purwokerto Selatan. Dalam kunjungan tersebut, Ketua PWM Jawa Tengah didampingi oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyumas, Muhammad Djohar AS, beserta jajaran terkait. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan serta kesesuaian rencana pembangunan dengan visi Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang berkemajuan.

Purwokerto Selatan dipilih karena memiliki tingkat pertumbuhan hunian yang tinggi dan menjadi salah satu kawasan pengembangan permukiman paling prospektif di Banyumas. Di sekitar lokasi yang direncanakan, telah berdiri berbagai kawasan perumahan, yang menunjukkan tingginya kebutuhan hunian serta potensi pengembangan kawasan yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Latif Muchozin, selaku Ketua JSM Banyumas, mendampingi rombongan dan memaparkan berbagai aspek teknis perencanaan pembangunan. Penjelasan meliputi potensi lahan, konsep pengembangan perumahan, tahapan pembangunan, serta prinsip perencanaan yang mengedepankan keberlanjutan lingkungan, kenyamanan hunian, dan nilai-nilai keislaman.

Menanggapi pemaparan tersebut, Dr. KH. Tafsir, M.Ag. menyampaikan apresiasi dan dukungan yang kuat terhadap inisiatif Muhammadiyah Banyumas.

“Pembangunan Perumahan Muhammadiyah ini adalah langkah strategis dan visioner. Muhammadiyah tidak cukup hanya berdakwah melalui mimbar, tetapi juga harus hadir menjawab kebutuhan riil umat, salah satunya kebutuhan hunian yang layak dan berkemajuan,” ujar Kyai Tafsir.

Menurut beliau, pembangunan perumahan ini tidak hanya berorientasi pada penyediaan rumah, tetapi juga membawa dampak luas bagi penguatan ekonomi umat dan masyarakat sekitar.

“Proyek ini akan menggerakkan banyak sektor ekonomi. Tenaga kerja terserap, usaha penyedia bahan bangunan bergerak, dan UMKM di sekitar lokasi ikut hidup. Inilah dakwah bil hal, dakwah melalui kerja nyata yang manfaatnya bisa langsung dirasakan,” lanjutnya.

Kyai Tafsir juga menekankan bahwa program ini selaras dengan misi Muhammadiyah dalam menciptakan lapangan kerja dan membangun kemandirian ekonomi jamaah.

“Muhammadiyah harus terus menjadi bagian dari solusi. Ketika kita membangun perumahan, sesungguhnya kita sedang membangun kehidupan, membangun ekonomi, dan membangun peradaban umat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kyai Tafsir menilai bahwa Perumahan Muhammadiyah Banyumas memiliki nilai strategis sebagai basis pembinaan warga persyarikatan.

“Perumahan Muhammadiyah bukan sekadar kumpulan rumah. Ini adalah ruang pembinaan, ruang dakwah, dan ruang penguatan ukhuwah. Dengan lingkungan yang sejalan nilai-nilainya, pembinaan keislaman dan kemuhammadiyahan akan jauh lebih efektif,” ungkapnya.

Sebagai kota tujuan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, Purwokerto dinilai sangat strategis untuk pengembangan perumahan jangka panjang. Pertumbuhan penduduk yang terus meningkat menuntut ketersediaan hunian baru yang terencana dan berkualitas. Oleh karena itu, proyek ini diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan internal warga Muhammadiyah Banyumas, yang jumlahnya terus bertambah dari waktu ke waktu.

Dengan dukungan penuh dari PWM Jawa Tengah, PDM Banyumas, serta seluruh elemen persyarikatan, diharapkan pembangunan Perumahan Muhammadiyah Banyumas dapat berjalan lancar, berkembang secara berkelanjutan, dan menjadi model pengembangan perumahan Muhammadiyah yang dapat direplikasi di daerah lain.

SiS, Antarkita

Tinggalkan Balasan