You are currently viewing Hanya pada Alloh SWT

Hanya pada Alloh SWT

Hanya pada Alloh SWT

Oleh SiS Antarkita

Berjuang dalam segala kondisi adalah sunnatullah dalam kehidupan manusia. Tidak ada kehidupan tanpa ujian, tidak ada perjuangan tanpa rintangan, dan tidak ada kesuksesan tanpa proses panjang yang melelahkan.

Kadang kita berada dalam kondisi serba cukup. Kadang kita berada dalam kondisi serba terbatas. Kadang usaha berjalan lancar. Kadang usaha terasa buntu dan penuh ketidakpastian.

Namun di balik semua itu, ada pelajaran besar yang sedang Alloh SWT tanamkan dalam jiwa kita:

agar kita sadar bahwa perjuangan bukan bersandar pada kondisi, tetapi bersandar pada Alloh SWT.

Banyak orang menunggu kondisi ideal untuk memulai perjuangan. Menunggu modal cukup. Menunggu relasi lengkap. Menunggu waktu yang tepat.

Padahal dalam kenyataannya, kondisi ideal itu seringkali tidak pernah datang.

Justru orang-orang yang berhasil adalah mereka yang tetap bergerak dalam keterbatasan, tetap melangkah dalam ketidakpastian, dan tetap berjuang dalam kesederhanaan.

Karena mereka tidak bersandar pada kondisi, tetapi bersandar pada Alloh SWT.

Untuk Alloh, karena Alloh, dan oleh Alloh SWT.

Untuk Alloh, artinya perjuangan kita memiliki tujuan yang mulia. Bukan sekadar mencari keuntungan dunia, tetapi juga mencari keberkahan hidup.

Karena Alloh, artinya kita berjuang dengan niat yang lurus dan hati yang ikhlas. Tidak mudah putus asa ketika gagal, tidak mudah sombong ketika berhasil.

Oleh Alloh, artinya kita sadar bahwa semua hasil bukan semata karena kepintaran kita, bukan karena kekuatan kita, bukan karena strategi kita, tetapi karena pertolongan Alloh SWT semata.

Seringkali manusia merasa hebat ketika berhasil. Merasa dirinya paling pintar. Merasa dirinya paling kuat. Merasa dirinya paling berpengaruh.

Padahal jika Alloh SWT mencabut sedikit saja rahmat-Nya, maka semua yang kita miliki bisa hilang seketika. Usaha bisa bangkrut. Jabatan bisa hilang. Relasi bisa menjauh. Kesehatan bisa menurun.

Tetapi selama kita masih memiliki pertolongan Alloh SWT, selalu ada harapan untuk bangkit kembali.

Berjuang dalam segala kondisi juga berarti siap menghadapi dua kemungkinan: keberhasilan atau kegagalan. Ketika berhasil, kita bersyukur. Ketika gagal, kita bersabar. Karena dalam pandangan iman,

keberhasilan adalah ujian syukur, dan kegagalan adalah ujian kesabaran. Keduanya adalah jalan menuju kedewasaan spiritual.

Inilah makna perjuangan yang sejati:

bukan tentang seberapa besar hasil yang kita capai, tetapi tentang seberapa kuat keyakinan kita kepada Alloh SWT.

Di tengah kondisi bangsa yang penuh tantangan, di tengah ekonomi yang tidak menentu, di tengah persaingan yang semakin ketat, kita membutuhkan satu pegangan yang tidak pernah berubah:

bersandar hanya kepada Alloh SWT., Karena Alloh SWT adalah sumber kekuatan. Alloh SWT adalah sumber harapan. Alloh SWT adalah penentu hasil akhir kehidupan manusia.

Maka tanamkan dalam hati prinsip perjuangan ini: Berjuang dalam segala kondisi. Berikhtiar dengan segala kemampuan. Berserah diri kepada Alloh SWT dengan penuh keyakinan.

Jangan takut memulai dari kecil. Jangan malu berjalan pelan. Jangan berhenti hanya karena gagal.

Teruslah melangkah. Teruslah berusaha. Teruslah berdoa. Karena selama perjuangan kita:

Untuk Alloh, Karena Alloh, dan Oleh Alloh SWT,

maka setiap tetes keringat akan bernilai ibadah, setiap kesulitan akan menjadi penghapus dosa, dan setiap langkah akan mendekatkan kita pada rahmat dan pertolongan-Nya.

Tinggalkan Balasan