You are currently viewing Menjaga Api Kolaborasi Sekolah: MKKS Sub Rayon 4 Banyumas Menyongsong Estafet Kepemimpinan Baru

Menjaga Api Kolaborasi Sekolah: MKKS Sub Rayon 4 Banyumas Menyongsong Estafet Kepemimpinan Baru

Menjaga Api Kolaborasi Sekolah: MKKS Sub Rayon 4 Banyumas Menyongsong Estafet Kepemimpinan Baru

Wangon, Banyumas | Antarkita — Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Sub Rayon 4 Kabupaten Banyumas kembali menggelar rapat rutin pada Selasa, 6 Januari 2026, bertempat di SMP Negeri 1 Wangon. Sejak pagi, aula sekolah tuan rumah dipenuhi suasana akrab dan hangat yang mempertemukan 25 kepala SMP negeri dan swasta dalam semangat kebersamaan, kolaborasi, dan solidaritas yang telah lama terbangun di lingkungan Sub Rayon 4.

Rapat rutin ini membahas sejumlah agenda strategis, antara lain sosialisasi pelaksanaan Try Out TKA ke-2, pembagian buku edukasi anti narkoba, serta agenda lepas sambut kepala sekolah. Namun demikian, perhatian utama forum tertuju pada dua momentum penting: purna tugas Tri Murniati, S.Pd., Kepala SMP Muhammadiyah Purwojati, serta mutasi Nur Indri Astuti, S.Pd., Gr. dari SMP IT Sriwijaya. Kedua momen tersebut menghadirkan nuansa haru sekaligus penghormatan atas pengabdian panjang yang telah dicurahkan di dunia pendidikan.

Mewakili para kepala sekolah Sub Rayon 4, Drs. Eko Waluyo, Kepala SMP Boarding School Queen Bumi Al-Falah Jatilawang, menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada Tri Murniati, S.Pd. Ia menyebut sosok Bu Tri sebagai figur keibuan yang penuh keteladanan, dengan ketekunan, kesabaran, dan semangat pengabdian yang menginspirasi banyak pihak. Di bawah kepemimpinannya, SMP Muhammadiyah Purwojati—meski berada di antara dua SMP negeri—mampu menorehkan berbagai prestasi dari tingkat kabupaten hingga provinsi, termasuk meraih predikat Sekolah Adiwiyata Nasional. Capaian tersebut dinilai layak menjadi rujukan bagi sekolah-sekolah lain di Sub Rayon 4.

Ketua MKKS Sub Rayon 4, Soenarko, S.Pd., yang juga Kepala SMP Negeri 1 Wangon, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan menjadikan SMPN 1 Wangon sebagai tuan rumah kegiatan. Dalam kesempatan tersebut, ia mengumumkan bahwa pelaksanaan Try Out TKA ke-2 mengalami penjadwalan ulang dan akan digelar pada 23 Januari 2026 dengan sistem berbasis kertas. Ia juga mengenang kebersamaan bersama Tri Murniati dan Nur Indri Astuti selama aktif di MKKS yang selalu diwarnai kekompakan, kepedulian, serta suasana kekeluargaan, bahkan dalam hal-hal kecil yang menumbuhkan rasa nyaman dalam setiap kegiatan.

Pada kesempatan yang sama, Soenarko, S.Pd. juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Nur Khasbi, S.H.I., M.M., Kepala SMP Muhammadiyah Purwojati, dan Juni Satriono, S.T., Kepala SMP IT Sriwijaya, sebagai anggota baru MKKS Sub Rayon 4.

Dalam sambutan perpisahannya, Tri Murniati, S.Pd. menyampaikan rasa terima kasih yang tulus atas kebersamaan yang telah terjalin erat selama ini. Ia menggambarkan MKKS SMP Sub Rayon 4 sebagai ruang yang guyub, santai, namun tetap serius, produktif, dan penuh kegembiraan. Meski purna tugas menandai berakhirnya peran formal sebagai kepala sekolah, ia berharap silaturahmi tetap terjaga dan nilai-nilai kebersamaan terus hidup di antara para kepala sekolah.

Estafet kepemimpinan pun berlanjut. Nur Khasbi, S.H.I., M.M., Kepala SMP Muhammadiyah Purwojati periode 2025–2029, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan perjuangan dan prestasi yang telah dirintis pendahulunya. Ia menegaskan kesiapan sekolahnya untuk melakukan pengimbasan sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional, sekaligus menjadikan capaian tersebut sebagai tanggung jawab bersama untuk dipertahankan dan ditingkatkan melalui kolaborasi lintas sekolah.

Rapat rutin MKKS ini kembali menegaskan peran Sub Rayon 4 sebagai ruang sinergi dan pembelajaran bersama antar pimpinan sekolah. Lebih dari sekadar forum koordinasi, MKKS SMP Sub Rayon 4 menjadi simpul penguat nilai-nilai kepemimpinan, keteladanan, dan keberlanjutan mutu pendidikan. Dari Wangon, semangat itu diteguhkan: bahwa pengabdian boleh berakhir, tetapi jejak inspirasi dan api kolaborasi akan terus menyala, menggerakkan pendidikan Banyumas menuju arah yang lebih berkualitas, berkeadaban, bermartabat, dan berkelanjutan.

(Tarqum Aziz | JurnalisMu Banyumas Raya)

Tinggalkan Balasan