Penyerahan Berita Acara Pembentukan PRM Kediri: Peneguhan Amanah Dakwah dan Legalitas Organisasi
Karanglewas–Banyumas || AntarKita — Momentum penting dalam sejarah dakwah Muhammadiyah di tingkat akar rumput ditandai dengan penyerahan Berita Acara Pembentukan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Kediri oleh Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Karanglewas, Alim Fahmi, ST., S.Kom., kepada Fauzan Romadhon selaku Ketua PRM Kediri terpilih, pada Ahad, 11 Januari 2026, bertempat di Mushola Al-Falah, Dusun Jambon, Desa Kediri, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas.
Penyerahan berita acara ini bukan sekadar prosesi administratif, melainkan peneguhan amanah dakwah kolektif sekaligus legalisasi struktural berdirinya PRM Kediri sebagai bagian resmi dari Persyarikatan Muhammadiyah. Dokumen tersebut menjadi dasar yuridis-organisatoris bagi PRM Kediri untuk menjalankan fungsi kepemimpinan, pembinaan jamaah, kaderisasi, serta pengembangan amal usaha Muhammadiyah di tingkat desa sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Secara simbolik, penyerahan berita acara menandai peralihan estafet dakwah dari fase kultural yang telah dirawat puluhan tahun menuju fase struktural yang lebih tertib, terencana, dan berkelanjutan. Dakwah Muhammadiyah di Desa Kediri sebelumnya tumbuh melalui pengajian kampung, keteladanan para sesepuh, dan pembinaan informal yang istiqamah. Dengan berdirinya PRM Kediri, seluruh potensi dakwah tersebut kini mendapatkan wadah struktural yang sah dan terorganisasi.
Prosesi penyerahan berlangsung khidmat dan disaksikan oleh jajaran pleno PCM Karanglewas, unsur Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR), perwakilan ranting sekitar, serta tokoh-tokoh Muhammadiyah setempat. Kehadiran unsur struktural ini menegaskan dukungan penuh Persyarikatan terhadap lahirnya PRM Kediri sebagai ranting ke-15 PCM Karanglewas dan ranting ke-275 di lingkungan PDM Banyumas.
Dengan diterimanya berita acara tersebut, Ketua PRM Kediri terpilih bersama jajaran pimpinan ranting memikul tanggung jawab besar untuk menjadikan PRM Kediri sebagai duta Muhammadiyah di tingkat lokal—hadir membina jamaah, memperkuat ukhuwah, mengembangkan dakwah amar ma’ruf nahi munkar, serta berkontribusi nyata dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
Penyerahan berita acara ini sekaligus menjadi penghormatan atas kesetiaan para perintis dakwah di Desa Kediri dan amanah sejarah bagi generasi penerus untuk melanjutkan perjuangan Muhammadiyah dengan kesabaran, keikhlasan, dan istiqamah. Dari Kediri, Muhammadiyah kembali menegaskan bahwa dakwah adalah kerja panjang: ditanam hari ini, dirawat bersama, dan dipetik manfaatnya oleh generasi mendatang.
Oleh: Tarqum Aziz, JurnalisMu Banyumas Raya