Membumikan Pendidikan Karakter, SMP Muhapuja Launching Buku Ibadah Praktis
Banyumas || AntaraKita.com – Upaya membumikan pendidikan karakter Islami terus dilakukan SMP Muhammadiyah Purwojati (Muhapuja). Sekolah ini kembali menorehkan tonggak sejarah penting dengan meluncurkan buku perdananya berjudul Panduan Ibadah Praktis: Sebuah Kerangka Pembentukan Karakter pada Siswa. Peluncuran buku tersebut digelar bertepatan dengan agenda rutin Pengajian Selapanan Ahad Kliwon PCM Purwojati, Ahad (18/1/2026), dan disaksikan ratusan jamaah yang memadati lingkungan SMP Muhammadiyah Purwojati.

Momentum launching ini tidak hanya menjadi seremoni penerbitan buku, tetapi juga penegasan arah pendidikan Muhammadiyah yang menempatkan ibadah sebagai fondasi pembentukan karakter. Buku ini lahir dari ikhtiar kolektif Tim Guru ISMUBA SMP Muhapuja sebagai respons atas kebutuhan panduan ibadah yang aplikatif, sistematis, dan kontekstual bagi peserta didik tingkat SMP.
Launching buku dilakukan secara simbolis oleh Ketua PCM Purwojati, Drs. H. Mulyanto, didampingi Kepala SMP Muhammadiyah Purwojati serta Kyai Arif Fauzi, Lc., M.Pd., Direktur sekaligus Pengasuh MBS Zamzam Cilongok, yang juga menjadi penceramah dalam pengajian tersebut. Kehadiran unsur pimpinan persyarikatan, pendidik, dan jamaah menunjukkan dukungan kolektif terhadap gerakan literasi dan pendidikan karakter di lingkungan Muhammadiyah.
Kepala SMP Muhammadiyah Purwojati, Nur Khasbi, S.H.I., M.M., dalam sambutannya menjelaskan bahwa buku Panduan Ibadah Praktis dirancang sebagai pedoman ibadah yang mudah dipahami dan dipraktikkan oleh siswa, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga dan masyarakat.
“Buku ini disusun sebagai panduan ibadah praktis yang aplikatif bagi peserta didik. Harapannya, ibadah tidak berhenti pada aspek ritual semata, tetapi menjadi kebiasaan yang membentuk karakter, disiplin, tanggung jawab, dan akhlak mulia siswa dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa buku tersebut merupakan bagian dari strategi sekolah dalam mengintegrasikan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan ke dalam praktik pendidikan. Dengan demikian, pembelajaran ibadah tidak hanya bersifat teoritis, tetapi benar-benar membumi dan relevan dengan keseharian peserta didik.
Ketua PCM Purwojati, Drs. H. Mulyanto, memberikan apresiasi tinggi atas lahirnya buku perdana tersebut. Menurutnya, karya ini menjadi bukti nyata soliditas dan kesungguhan dewan guru SMP Muhapuja dalam menghadirkan inovasi pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakter.
“Kami mengucapkan tahniah atas diluncurkannya buku Panduan Ibadah Praktis. Ini adalah mahakarya perdana yang patut dibanggakan. Buku ini menjadi kado istimewa sekaligus langkah awal memperkuat eksistensi SMP Muhammadiyah Purwojati, yang telah meraih predikat SMP Adiwiyata Nasional, sebagai sekolah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam pendidikan karakter dan spiritualitas,” ungkapnya.
Menurutnya, buku ini juga merupakan media dakwah Islam berkemajuan yang membumi, memberdayakan, dan mencerahkan umat, karena menghadirkan nilai-nilai Islam dalam bahasa pendidikan yang sederhana, sistematis, dan mudah diterapkan.
Dalam tausiyahnya, Kyai Arif Fauzi, Lc., M.Pd., turut mengapresiasi terbitnya buku Panduan Ibadah Praktis. Ia menegaskan bahwa karya ini harus menjadi pemantik semangat untuk terus melahirkan inovasi dan gerakan berkemajuan di lingkungan sekolah Muhammadiyah.
“Lahirnya karya perdana ini harus menjadi spirit untuk terus melakukan gerakan dakwah dan pendidikan Islam berkemajuan. Namun ikhtiar para guru tidak boleh berjalan sendiri. Dukungan orang tua, ortom Muhammadiyah, pimpinan AUM, serta AMM harus menjadi pendamping setia agar pendidikan karakter ini benar-benar membuahkan hasil,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan antara pendidikan di sekolah dan di rumah, agar nilai-nilai ibadah dan akhlak yang ditanamkan dapat tumbuh secara konsisten dalam kehidupan siswa.
Peluncuran buku Panduan Ibadah Praktis ini menjadi penegasan komitmen SMP Muhammadiyah Purwojati dalam menghadirkan pendidikan yang utuh dan berkelanjutan. Sekolah tidak hanya menekankan capaian akademik, tetapi juga berupaya menumbuhkan kekuatan spiritual, etika sosial, dan karakter Islami peserta didik sebagai bekal menghadapi tantangan zaman.

Diharapkan, buku ini tidak hanya menjadi rujukan internal SMP Muhapuja, tetapi juga dapat menginspirasi sekolah-sekolah Muhammadiyah lainnya dalam mengembangkan model pendidikan karakter Islami yang berkemajuan, kontekstual, dan berorientasi pada pembentukan generasi berakhlak mulia.
(Tarqum Aziz – JurnalisMu Banyumas Raya)