You are currently viewing Tasik Manyala, Sinergitas Tukang Las Jadi Lebih Berkelas

Tasik Manyala, Sinergitas Tukang Las Jadi Lebih Berkelas

Tasik Manyala, Sinergitas Tukang Las Jadi Lebih Berkelas

Pemerintah Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, mengambil langkah strategis dalam mendorong peningkatan kelas pelaku usaha bengkel las dan juru las lokal. Melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UMKM Indag), Pemkot Tasikmalaya berkolaborasi dengan Komunitas Bengkel Las Indonesia (KBLI) serta Keluarga Alumni Universitas Jenderal Soedirman (KAUnsoed) Priangan Timur akan menggelar Silaturahmi Pengusaha Bengkel Las dan Juru Las Kota Tasikmalaya dan sekitarnya.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 4 Februari 2026, mulai pukul 09.00 WIB, bertempat di Gedung PPIK, Jalan Letjen Mashudi, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya.

Ketua KAUnsoed Priangan Timur, H. Amran Saefullah, SE., MM., yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tasikmalaya, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan ikhtiar membangun ekosistem usaha bengkel las yang lebih profesional, berdaya saing, dan terorganisasi.

“Ini bukan sekadar temu kangen, tetapi ruang silaturahmi produktif untuk menyatukan pengusaha bengkel las, juru las, komunitas, dan pemerintah agar potensi besar yang dimiliki Tasik bisa naik kelas,” ujarnya.

Menilik potensi wilayah, Tasikmalaya dan daerah sekitarnya seperti Garut, Ciamis, dan Pangandaran sejak lama dikenal memiliki keunggulan skill pengelasan yang diwariskan secara turun-temurun. Hal tersebut disampaikan Ketua Ikatan Alumni FISIP Unsoed Jabodetabek dan Luar Negeri, Drs. Nirwan Lesmana, SP., dalam bincang-bincang bersama Ir. H. Alief Einstein, M.Hum. dari kafapet-unsoed.com.

“Tak sedikit yang memulai dari bengkel las kecil di depan rumah, kini telah berkembang menjadi toko besi besar dan usaha yang mapan,” ungkap Nirwan.

Kegiatan awal Februari 2026 ini akan semakin semarak dengan Lomba Seni Daur Ulang Besi Bekas, hasil karya bengkel las dan juru las lokal. Karya terbaik akan mendapatkan hadiah menarik yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, ST., MBA.

Menurut Nirwan, yang juga Staf Khusus Bidang Informasi dan Komunikasi Asosiasi Pengelasan Indonesia (API–IWS), lomba ini menjadi ruang ekspresi kreativitas sekaligus bukti bahwa besi bekas dapat bernilai seni dan ekonomi.

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menegaskan bahwa potensi sumber daya manusia bidang pengelasan di Tasikmalaya sudah sangat baik dan perlu didorong lebih serius.

“Pak Viman ingin menggedor hati para pengusaha dan pekerja bengkel las agar berani memasarkan jasa, meningkatkan skill, dan menghasilkan produk unggulan lokal ‘Urang Tasik’,” ujarnya saat jamuan makan siang bersama panitia.

Saat meninjau lokasi kegiatan di Gedung PPIK, Kepala Dinas Indag Kota Tasikmalaya, Sofian Zaenal Mutaqien, S.STP., M.Si., menambahkan bahwa pada acara tersebut juga akan dideklarasikan ‘Welder Club Tasik’.

“Cukup dengan foto KTP, siapa pun juru las dan pelaku bengkel las bisa bergabung untuk bersilaturahmi dan berbagi pengalaman,” ujar Ramdhan, S.Pt., MT., Kabid Industri, yang turut mendukung penguatan sektor bengkel las.

Sementara itu, Pendiri dan Sekretaris Jenderal KBLI, Nirwan, menambahkan bahwa hasil karya peserta lomba akan dipoles dan ditampilkan pada display produk UMKM, sekaligus dijual secara terbuka kepada masyarakat.

“Jangan menunggu semuanya sempurna untuk melangkah. Api besar selalu berawal dari percik api kecil yang barokah,” tegas Nirwan dengan penuh semangat.

Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan sinergi, kolaborasi, dan kebangkitan industri bengkel las lokal.

Salam Pijar Silaturahmi, Sinergi, dan Kolaborasi.

Tinggalkan Balasan