You are currently viewing RIMBAS Latih Puluhan Remaja Membuat Konten Sosial Media

RIMBAS Latih Puluhan Remaja Membuat Konten Sosial Media

RIMBAS Latih Puluhan Remaja Membuat Konten Sosial Media

Isi Isra Mi’raj dengan Dakwah Kreatif dan Literasi Digital

Banyumas | Antarkita – 16 Januari 2026

Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H, RIMBAS (Remaja Islam Masjid Agung Baitusalam) Purwokerto menyelenggarakan Pelatihan Konten Kreator Media Sosial pada Jumat, 16 Januari 2026, bertempat di Masjid Agung Baitusalam, Purwokerto. Kegiatan ini menjadi ikhtiar konkret RIMBAS dalam menghadirkan dakwah yang adaptif terhadap perkembangan zaman, khususnya di tengah pesatnya arus digital dan media sosial.

Pelatihan ini dirancang sebagai ruang pembelajaran sekaligus praktik bagi remaja dan pemuda agar mampu memanfaatkan media sosial secara produktif, kreatif, dan bertanggung jawab. Tidak hanya berorientasi pada keterampilan teknis, kegiatan ini juga menekankan pentingnya nilai, etika, dan pesan positif dalam setiap konten yang diproduksi.

Ketua Pembinaan RIMBAS, Bhayu Subrata, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan konten kreator ini merupakan respons atas realitas bahwa generasi muda hari ini hidup dan tumbuh di ruang digital.

“Media sosial adalah ruang dakwah dan ruang ekspresi generasi muda. Karena itu, kami ingin membekali adik-adik dengan pengetahuan dan keterampilan dasar agar mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga mampu menjadi kreator konten yang membawa pesan kebaikan,” ujarnya.

Bhayu menambahkan bahwa metode pelatihan dirancang dominan praktik agar peserta benar-benar mendapatkan pengalaman langsung.

“Sekitar 70 persen materi berupa praktik. Target kami sederhana tapi realistis, setelah pelatihan ini peserta sudah mampu membuat konten video berdurasi 60 detik yang layak tayang dan menarik,” tegasnya.

Sementara itu, Takmir Masjid Agung Baitusalam Bidang UPZ, H. Tafip Sudono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program pra-Ramadhan Masjid Agung Baitusalam. Selain pelatihan konten kreator, masjid juga telah menyiapkan kegiatan Tabelampot (Tanam Cabai dalam Pot) dan Seminar Tamyiz sebagai upaya penguatan spiritual sekaligus pemberdayaan jamaah.

“Masjid bukan hanya tempat ibadah ritual, tetapi juga pusat pembinaan umat, termasuk pembinaan generasi muda agar siap menghadapi tantangan zaman,” jelasnya.

Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 60 peserta, terdiri dari pelajar SMP/MTs, SMA/SMK/MA, serta pemuda berusia 12 hingga 30 tahun yang memiliki minat pada dunia konten digital. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan, baik dalam sesi diskusi maupun praktik pembuatan konten.

Sebagai pemateri utama, RIMBAS menghadirkan Yusuf, konten kreator muda asal Purwokerto yang dikenal aktif memproduksi konten edukatif dan positif di media sosial. Dalam materinya, Yusuf menekankan bahwa konten yang baik tidak hanya soal visual, tetapi juga soal pesan dan kedekatan dengan audiens.

“Konten itu tidak boleh egois. Jangan hanya memikirkan apa yang kita mau, tapi juga apa yang dibutuhkan dan dirasakan oleh penonton,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya narasi dan struktur konten.

“Mainkan kata dan narasi. Dan ingat, kunci utama ada di hook, yaitu tiga detik pertama di awal video. Kalau tiga detik awal gagal menarik perhatian, konten sebagus apa pun bisa dilewati,” jelas Yusuf yang juga dikenal sebagai marbot masjid dan aktif menggerakkan dakwah kreatif di kalangan anak muda.

Selama pelatihan, peserta diajak memahami dasar-dasar pembuatan konten, mulai dari menentukan ide, menyusun narasi, teknik pengambilan gambar sederhana, hingga simulasi pembuatan video singkat. Suasana pelatihan berlangsung interaktif, dengan peserta aktif bertanya dan berdiskusi.

Panitia menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan kegiatan perdana, bukan yang terakhir. Ke depan, RIMBAS berencana mengadakan kelas-kelas lanjutan dengan materi yang lebih mendalam, seperti editing video, storytelling digital, hingga pemanfaatan media sosial untuk dakwah dan pemberdayaan sosial.

Melalui kegiatan ini, RIMBAS berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran moral dan sosial dalam bermedia. Media sosial diharapkan menjadi ruang penyebaran pesan kebaikan, inspirasi, dan nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin.

Dengan semangat Isra Mi’raj, RIMBAS berkomitmen menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan generasi muda yang religius, kreatif, dan relevan dengan tantangan zaman.

 

Tinggalkan Balasan